Remaja anti mainstream

Pada dekade 90-an dalam hal music remaja sangatlah mainstream, mereka cenderung menyukai music yang sama yang sedang ngehits di MTv. Tal heran jika penjualan album musisi di Indonesia begitu laris manis, karena ketika mereka terkenal maka hampir semua warga terutama remaja Indonesia juga berbondong-bondong membeli kasetnya.

Namun hal ini sedikit berubah saat memasuki era millennium yakni pada tahun 2000 hingga sekarang. Bila dicermati remaja saat ini justru lebih menyukai music anti mainstream. Berbeda dengan remaja satu dekade silam, remaja masa kini sudah lebih banyak tahu tentang music. Bahkan sudah mengikuti kursus music sejak kecil.

Walhasil ketika mereka beranjak remaja, mereka menjadi komunitas yang paham music dan pintar menilai bahkan ada yang sampai bisa mengaransemen lagu. Banyaknya musisi berbakat diusia muda akhirnya melahirkan banyak music-musik anti mainstream. Mereka berpandangan bahwa music yang berbeda itu lebih cerdas dan bagus karena tidak ikut-ikutan arus yang sudah ada.

Tidak tanggung-tanggung remaja saat ini sudah berani mengikuti kompetisi skala internasional dengan genrenya masing-masing. Pasar lokal mainstream hanya dipandang sebelah mata dan dianggap sebagai musiknya orang-orang tua. Karena itulah para remaja mainstream ini lebih banyak tampil di gigs-gigs eropa seperti di Belanda atau Jerman.

Kehadiran generasi anti mainstream pun memperkaya kekayaan music Indonesia dan menambah jumlah musisi berkualitas. Jika anda memiliki anak yang beranjak remaja tuntunlah ia menjadi seorang anti mainstream yang kreatif, segar dan beda. Beli alat musik keyboard untuk menunjang proses belajarnya dirumah.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s