5 tips improvisasi jazz yang harus kalian ingat

a.) Pikirkan kualitas daripada kuantitas
Seringkali kita sedang terburu-buru untuk ‘mengejar ketinggalan” padahal terburu buru dalam mempelajari materi hanya akan merugikan diri sendiri. Lebih baik fokus untuk menguasai satu materi dulu baru beralih ke materi berikutnya. Tidak apa-apa jika kalian hanya tahu beberapa lagu, atau hampir tidak dapat memainkan musik jazz. Jangan dipikirkan. Khawatir tentang kekurangan kita sendiri menyebabkan kita panik dan belajar terlalu banyak serta terlalu cepat. Sebaliknya, berkomitmenlah untuk mempelajari satu hal secara mendalam

b.) Jangan bandingkan dengan orang lain
Memang, mungkin semua musisi jazz yang ada disekitarmu bermain begitu bagus sehingga sangat sulit untuk tidak membandingkan diri sendiri dengan orang lain. Mungkin teman kalian dapat bermain dengan cara yang lebih cepat atau orang lain bisa terdengar begitu baik. Tapi kita semua adalah individu yang sama, jangan frustrasi karena orang lain lebih baik. Bersyukurkan dengan hal-hal yang sudah kalian miliki, bersyukur bisa membeli piano mahal sementara orang lain bahkan tidak punya.

c. ) Mulai dengan perlahan
Jangan terburu-buru ketika belajar mulailah dengan gerakan lambat, mencoba lagu-lagu sederhana baru kemudian beralih ke yang lebih sulit. Bersabarlah karena sesuatu yang dimulai dengan pelan biasanya akan menghasilkan hasil yang bagus dan tentu saja tertanam didalam memori otak lebih lama

d. ) Dengar, tulis dan serap
Benamkan diri pada musik yang kalian cintai, dengarkan dengan seksama. Tuliskan bagian-bagian penting diantaranya untuk kemudian kalian serap dan mainkan sendiri.Dengan tiga langkah ini kalian bisa mendapatkan passion yang lebih tinggi dan tentunya tidak lekas bosan dengan menu latihan

e.) Memiliki pikiran terbuka
Jadilah terbuka untuk suara baru, genre, artis, pengaruh, ide, atau konsep. Biarkan hatimu sendiri memandu atau memilih apa yang kalian suka tapi tidak menutup diri ketika orang mencoba untuk memberitahu atau memperluas pandangan. Lupakan sikap membenci satu musisi danĀ  menyukai musisi lainnya.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s