Kiat menguasai keyboard secara cepat

a. Mulailah dengan tombol hitam (B mayor, D-flat, G-flat)
Lima tombol hitam menempatkan tangan pada posisi paling alami karena jari-jari lagi bermain lebih pendek yakni berada ditombol hitam. Dalam beragam kursus keyboard pembelajaran awal juga selalu dimulai dengan tombol ini dan berakhir dengan C mayor sebagai bagian latihan yang paling sulit namun juga menjadi yang paling mudah untuk dibaca. Bahkan Vladimir Horowitz yang terkenal sebagai virtuoso menyebut skala C mayor merupakan bagian paling sulit.

b. Praktek chromatically daripada melalui lingkaran perlima
Praktik ini memberikan kita banyak keuntungan, sebab ketika melakukannya jari-jari dipaksa untuk menyesuaikan diri dengan pola yang sangat berbeda dari satu skala ke yang berikutnya

c. Selalu berlatih musik!
Ini tentu poin yang tidak bisa diganggu gugat lagi. Perlu diingat bahwa pikiran dan emosi dihubungkan dengan jari-jari. Tidak ada hal seperti “hanya” skala atau “hanya” sebuah arpeggio. Berlatih musik berarti mencoba berbagai sentuhan dan artikulasi, intensitas suara, dan kadang-kadang bahkan tempo dalam skala. Dengan demikian, crescendo dan dekresendo serta accelerando dan ritardando juga termasuk didalamnya. Beli keyboard dan cobalah bereksprimen saat latihan denan berbagai skala yang kamu tahu

d. Jangan pernah bermain terlalu cepat
Ini juga menjadi bagian sangat penting karena banyak keyboardist ternyata lebih mementingkan kecepatan dibanding pemerataan penguasaan. Ketahuilah kecepatan akan datang dari waktu ke waktu, dengan sendirinya namun ketepatan dalam bermain harus dilakukan dengan sabar dan telaten

e. Lihatlah lurus ke depan!
Sangat penting untuk mengembangkan kemampuan memorimu dengan baik, jadi belajarlah untuk mulai melihat partitur bukan tombol. Hal ini tentu saja hanya bisa dilakukan oleh mereka yang sudah terlatih. Strategi ini selain mengasah telinga dan jari juga membantu kita mencari postur bermain yang lebih baik dan kebebasan otot yang sangat besar. Mungkin kalian bisa mencobanya dengan menutup mata ketika bermain, sebab hal ini memungkinkan pikiran kita untuk lebih fokus pada suara.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s