Alat Musik Tradisional Masyarakat Kalangan Atas Tiongkok Masa Lalu

Tiongkok dikenal dengan negara kecepatan pertumbuhan ekonominya yang pesat saat ini. Juga negara dengan kepadatan penduduk tertinggi di dunia. Selain itu ada sebuah catatan kelam di negara maju Asia tentang sebuah pembantaian manusia. Di samping beberapa catatan kelam sejarahnya negara ini merupakan negara yang memiliki nilai-nilai filosofis yang tinggi dan etos kerja yang baik. Negara ini kaya akan ragam kebudayaan. Peradaban masyarakat Tiongkok masa lalu pun sudah sangat bisa dikatan maju. Terbukti dengan hadirnya tembok besar Tiongkok yang begitu kokoh berdiri selama sekitar lebih dari seribu tahun ini.

Bukti yang sudah umum untuk menyatakan bahwa Tiongkok adalah salah satu negara yang memang sudah maju dimasa lalunya. Selain bukti tersebut juga banyak dari kebudayaan Tiongkok yang berasimilasi dan diadopsi oleh negara lainnya. Musik menjadi salah satu kekayaan Tiongkok. Salah satunya adalah Yayue. Yayue berarti musik elegan. Yayue adalah sebuah pementasan musik yang biasanya diperuntukan persembahan langit dan bumi, persembahan kepada nenek moyang dan dewata, acara kenegaraan, dan untuk merayakan kemenangan perang. Yayue diciptakan oleh adipati Zhou dan didukung oleh raja Zhou setelah mendapat kemenagnan dari penaklukan Shang. Bentuk musik yayue tersa begitu formal dan kaku. Alat musik yang digunakan cukup banyak seperti G U Qin sejenis alat musik petik yang memiliki 7 senar dan se yang bisa terdiri dari 13, 25 hingga 50 senar. Lalu kemudian ada dizi seruling yang terbuat dari bambu dan chi sebuah seruling kuno Tiongkok.

Lalu kemudian ada beberapa alat musik pukul yang terbuat dari kayu, batu dan baja. Masih ada beberapa alat musik lainnya dalam sebuah pementasan yayue. Yayue merepresentasikan jenis musik yang hanya dinikmati oleh kalangan-kalangan atasa masyarakat Tiongkok pada waktu itu. Karena bentuk musik yang formal dan kaku dan bisa membuat tertidur pendengarnya. Hanya aparatur negara saja yang bisa lihat pementasan yayue. Pementasan yayue Mungkin bisa dikatakan hampir mirip dengan pementasan orkestra bangsa Eropa. Yayue identik dengan ritual Kong Hu Chu, meskipun pada awalnya konfusius sendiri menolak musik klasik Tiongkok pada masa itu. Kita umumnya mengenal musik bersifat universal.

Sumber : http://id.yamaha.com/id/news_events/products/

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s