Kelebihan dan kekurangan drum akustik dan elektrik

Bimbang mau pilih drum apa saat kamu mau beli drum? Sebaiknya baca tulisan berikut yang akan memberikan kamu sedikit gambar mengenai perbedaan grum akustik dan drum elektrik dari beberapa sisi. Karena rata-rata mayoritas drummer lebih menyukai beli drum akustik daripada beli drum elektrik. Disini saya akan mereview sedikit plus minus dari keduanya berdasarkan pengalaman yang pernah ada.

Over Volume, bagian inia sangat mungkin terjadi karena tiap player berbeda power untuk pukulannya. Jadi ila ruangan kecil SoundMan tidak punya full control atas suara yang diperdengarkan. Malah bisa saja terjadi suara drum menutupi suara instrument lain. Sedangkan drum elektrik , dalam hal ini tidak terjadi masalah over-volume karena ada volume control, sehingga SoundMan memiliki full control terhadap suara yang dihasilkan. Drum electric sangat baik untuk ruangan kecil dan tidak boros tempat.

Feel dan touch, pada drum akustik Feel dan touch dari membran drum akustik benar-benar natural dan nyaman dimainkan oleh pemain drumnya. Sedangkan pada drum elektrik Feel dan touchnya agak kalah dibandingkan drum akustik. Kecuali bila kita bersedia mengeluarkan dana lebih dan cukup dalam untuk membeli drum elektrik yang harganya jelas lebih
mahal dengan feel dan touch mirip akustik.

Tune pada drum akustik ini akan sangat mungkin terjadi salah tuning, karena drum membran sehingga suaranya agak terdengar fals. Suara fals cukup sulit diperbaiki oleh drummer. Sedangkan pada drum elektrik Tune sudah sangat baik karena lewat program preset (bank) yang sudah dipilih dengan baik oleh pembuat drumnya. Biasanya cuma tinggal minor tuning supaya dapat sound yang disukai pemainnya. Di mixer SoundMan juga biasanya EQ flat sudah cukup.

Grove pada drum akustik Drum akustik idealnya akan menggunakan mic yang jumlahnya banyak, jadi memudahkan SoundMan untuk bisa mengatur groove yang tepat. Bila groove lagu ada di snare drum, maka cukup fader snare dinaikkan sampai 3 dB ini akan langsung membuat perbedaan.

Drum Elektrik Hanya ada 2 output: Left dan Right, jadi agak susah jika ingin menonjolkan bagian drum tertentu. Hal ini tentu saja bisa dilakukan oleh sang pemain yang mengatur keseimbangan di modul drum elektriknya. Tapi biasanya pemain drum cenderung mau semua soundnya seimbang, atau terpaksa soundman harus agak ribet memboost/cut frekuensi tertentu untuk bisa membuat perbedaan.

Monitor pemain, pada drum akustik, Monitor digunakan pemain hanya untuk mendengar alat musik yang lain dan vokalis. Sedangkan  untuk drum elektrik, Monitor harus mengeluarkan suara drum itu sendiri, baru instrumen musik yang lain. Sangat perlu memiliki monitor/headphone yang bagus sehingga pemain akan merasa nyaman memainkan drumnya.

Baik drum elektrik ataupun drum akustik, semua jelas ada plus minusnya, sekarang pilihan ada di kita mau beli drum jenis apa. Yang penting adalah kendala dengan drum harus dapat diatasi.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s