5 Alasan mengapa kita suka bermain gitar

Ada banyak pilihan alat musik didunia ini yang bisa mendeskripsikan perasaan pun sesuai dengan karakter kita masing-masing. Pastinya kamu sendiri sudah punya alat musik pilihan masing-masing yang dibeli berdasarkan faktor rasa suka, passion maupun keterikatan emosional.

Membeli alat musik gitar bukan sekedar untuk belajar musik, namun lebih dari itu adalah gengsi dan kebanggan diri. Tak heran berbondong-bondong para remaja diseluruh dunia berguru pada gitaris kelas kakap agar bisa bermain gitar dengan benar. Selain alasan itu, menurut banyak pemula inilah 5 alasan lain mengapa mereka memilih bermain gitar.

1.  Memikat lawan jenis

Alat musik bisa dibilang adalah media yang cukup efektif untuk menarik perhatian orang lain, terlebih gitar. Lihatlah para remaja yang masih duduk dibangku sekolah pasti berusaha keras menguasai permainan alat musik yang satu ini agar bisa mendapatkan perhatian dari seseorang yang ia sukai.

2.  Membanggakan orang tua

Ada anak yang pintar dalam akademik namun adapula yang kurang memahami ilmu pengetahuan eksak dan cenderung menyukai seni. Nah, karena bidang akademik tidak ada yang bisa dibanggakan, beberapa orang memilih seni khususnya musik sebagai bakatnya, memacunya menjadi musisi kelas atas agar bisa membanggakan keuda orang tua,dan alat musik yang paling sering digunakan adalah gitar.

3.  Meningkatkan kosakata agar nampak keren

Saat belajar gitar kamu akan mulai mengenal kata-kata unik seperti  bridge, gauge, stack, shred dan pickup. Setiap kata tersebut memiliki makna tersendiri yang bila kamu telisik lebih dalam akan sangat menarik. Saat kamu berbicara dengan musisi lain menggunakan istilah-istilah ini kamupun nampak lebih keren.

4.  Multifungsi

Dibanding pemegang alat musik lain, gitaris adalah sosok yang bisa memainkan genre musik apapun dari mulai jazz, metal bahkan dangdut. Jadi, ketika berencan bergabung dengan sebuah band kamu bisa langsung mengikuti gaya permainan mereka tanpa harus merasakan kesulitan beradaptasi.

Pentingnya rudiment bagi permainan drum

Rudiment merupakan dasar-dasar permainan drum yang penting dipelajari oleh setiap drummer yang ingin mengembangkan kemampuan menciptakan pila musik. Rudiment adalah dasar dari dasarnya permainan drum. Sayangnya banyak pemula sudah memperlihatkan stigma negatif saat mendengar kata rudiment ini.

Padahal semua kesulitan yang kamu hadapi saat bermain drum akan hilang saat rudiment dikuasai. Tanpa rudiment akan sulit buat kita mengenalai kosakaya sebuah musik. Mungkin kamu akan jengah mempelajari berbagai istilah yang mengacu pada penciptaan musik dan seni tapi jika ingin belajar berimprovisasi au tidak mau kita harus memahami aturan-aturan tersebut.

Perlu diingat juga rudiment ini tidak serta merta langsung memacu tingkat kompetensi kamu. Apalagi jika penguasaan teknik dasar juga pelum dikuasai benar. Namun setidaknya rudiment dapat mengurangi kesulitan kita dalam memahami dasar-dasar permainan drum.

Rudiment juga akan memperkenalkanmu mengenai teknik single stroke, double stroke, bouncing, flam dan drag. Dengan rudiment keempatnya dapat kita kuasai dengan mudah. Bahkan souble stroke yang terkenal paling sulit dimainkan bisa kamu kuasai sekalipun dengan tempi cepat jika sudah menguasai kosakata musik.

Dasar-dasar rudiment ini selalu ditangkap berbeda oleh setiap drummer. Karena itu setelah mendapatkan teori mengenai rudiment sebaiknya langsung dipraktekkan, ditafsirkan, dikembangkan, dimanipulasi, extemporised dan dihiasi.

Ada banyak variasi yang bisa dihasilkan dari rudiment, hanya imajinasilah yang membatasi kemampuanmu. So, saat beli drum sevaiknya rudiment mesti berada dilist pertama dalam materi pembelajaran. Jika takut untuk mempelajarinya seorang diri saya sarankan untuk memanggil guru privat saja.

Ingat, rudiment adalah teknik dasar bermain drum yang mesti dikuasi pada awal pembelajaran. Jika sudah salah belajar sejak awal maka akan sulit buat kamu melangkah ke tingkat selanjutnya yakni improvisasi.

Fenomena Pengamen Angklung Sebagai Wujud Kreatifitas Masyarakat

Musik dan kreatifitas merupakan dua hal yang tidak bisa dipisahkan begitu saja, dalam perkembangannya, ada banyak sekali wujud kreatifitas yang ditunjukkan oleh masyarakat berbagai kalangan dalam bermusik. Salah satu contoh menariknya adalah kreatifitas yang ditunjukkan oleh kelompok pengamen yang biasa disebut dengan sebutan pengamen angklung. Jenis pengamen semacam ini banyak ditemukan di berbagai wilayah di Indonesia, terutama kota Yogyakarta. Kelompok pengamen semacam ini sebenarnya jauh lebih sesuai untuk disebut sebagai pemusik. Pasalnya, kreatifitas mereka dalam menyuguhkan musik kepada pendengar dengan menggunakan berbagai alat musik patut diacungi jempol.

Jika didengarkan dengan seksama, jenis musik yang dibawakan oleh pengamen angklung memang mempunyai nuansa etnis yang cukup kental. Hal ini mungkin disebabkan oleh penggunaan angklung sebagai alat musik utama yang dimainkan oleh kelompok semacam ini. Instrumen ini juga biasanya dipadukan dengan instrumen tradisional lainnya, yaitu kulintang. Selain itu, ada juga instrumen musik yang dibuat secara alakadarnya dan digunakan sebagai satu set perkusi untuk membuat musik yang dihasilkan menjadi lebih semarak. Dengan demikian pula, bisa dikatakan bahwa kelompok ini membawakan musik dengan perpaduan nuansa etnis tradisional dan juga modern. Terlebih lagi, jenis lagu yang dibawakan juga biasanya adalah lagu-lagu modern yang bahwakn sedang populer di masa sekarang ini. Hal ini jugalah yang mungkin membuat kelompok pemusik jalanan semacam ini mudah untuk diterima baik di tengah masyarakat.

Di Jogja sendiri, kelompok pemusik angklung semacam ini banyak ditemui di perempatan lampu merah, di mana mereka menata semua alat musik yang mereka mainkan secara berjajar dan memainkan semua alat tersebut setiap kali lampu merah menyala. Biasanya, memang tidak ada lagu yang dinyanyikan di dalam setiap permainan karena mereka memang secara khusus hanya menyuguhkan alunan musik etnis modern dengan tempo yang cenderung cepat saja untuk dinikmati oleh para pendengarnya. Hal ini juga bisa dilihat dari minat masyarakat untuk menyewa kelompok musik semacam ini sebagai pengisi acara di saat ada event tertentu.

sumber : http://id.yamaha.com/id/news_events/products/

Alat Musik Harmonika

Harmonika merupakan alat musik yang paling mudah dimainkan. Alat musik harmonika dimainkan dengan cara ditiup dan dihisap agar dapat mengeluarkan suara yang cukup bagus. Harmonika berasal dari alat music tradisional Cina atau Tiongkok yang bernama Sheng yang telah digunakan kira-kira sekitar lima ribu tahun yang lalu sejak zaman kekaisaran Nyu-Kwa. Harmonika modern ditemukan pada tahun 1821 oleh Christian Freidrich Buschman.

Sebuah instrument alat musik iup sederhana yang terdiri dari plat-plat getar dari logam yang disusun secara horizontal dengan desain yang kurang baik dan hanya menyediakan nada tiup kromatis. Desain awal dari Buschmann akhirnya banyak ditiru dan dimodifikasi menjadi lebih baik. Salah satu contohnya adalah harmonika yang dibuat oleh Richter yang merupakan desain awal dari sebuah harmonika modern. Pada tahun 1826 Richter mengembangkan variasi harmonika engan 10 lubang tetap dan 20 plat getar dengan pemisahan fungsi plet yang ditiup dan yang dihisap. Pada akhirnya, nada yang dibuat oleh Richter disebut juga dengan nada diatonis yang merupakan nada standar harmonika. Pada alat musik harmonika terdiri dari tujuh bagian antara lain adalah Cover Plates pada bagian paling atas dan paling bawah pada harmonika yang berfungsi sebagai tempat tangan ketika seseorang sedang memainkan harmonika dan briasanya terbuat dari bahan metal.

Kedua, Reed-Plate yang tepat berada di bawah cover plates yang terbuat dari bahan kuningan atau tembaga. Ketiga adalah Comb pada bagian tengah pada alat musik harmonika yang terbuat dari bahan plastic atau kayu. Keempat adalah Mouth Piece yang hanya terdapat pada harmonika jenis kromatik dab berada pada bagian depan harmonika yang terlihat menonjol keluar. Kelima adalah slide system yang juga terdapat pada jenis harmonika jenis kromatik dan terbuat dari logam. Keenam adalah windsavers yaitu sejenis plastic seukuran membrane reed yang tertempel di balik membrane reed dan memiliki fungsi untuk menahan yang lewat di suatu lubang reed karena tiupan atau sedotan untuk reed lain. Ketujuh adalah buffer yang hanya ditemukan pada jenis harmonika kromatik.

Sumber : http://id.yamaha.com/id/news_events/products/

Alat Musik Sasando

Sasando merupakan alat musik tradisional khas pulau rote, Nusa Tenggara Timur. Di Pulau Rote, istilah sasando sering disebut juga dengan sasandu yang berarti alat yang bergetar atau alat yang berbunyi. Cara memainkan alat musik ini adalah dengan cara dipetik. Konon sasando digunakan di kalangan masyarakat Rote sejak abad ke-7. Sekilas bentuk sasando mirip dengan alat musik petik lainnya seperti gitarm biolam dan kecapi. Namun, uniknya sasando memiliki bunyi yang sangat merdu khas yang berbeda. Sasando  terbuat dari daun lontar dan bambu. Sedangkan dawainya terbuat dari kawat halus seperti senar string. Sasando  adalah alat musik tradisional yang perlu dirawat rutin, teman-teman. Setiap lima tahun sekali daun lontar harus diganti, karena daun ini mudah berjamur. Cara memainkan alat musik sasando tidaklah mudah.

Dibutuhkan harmonisasi perasaan dan teknik yang baik sehingga dapat tercipta alunan nada yang merdu. Selain itu juga, diperlukan keterampilan dari setiap jari jemari untuk memetik dawai seperti pada alat musik harpa. Akan tetapi, sasando dimainkandimainkan dengan kedua tangan yang berlawanan. Inilah yang membuat alat musik sasando terlihat unik dan berbeda dibandingkan dengan alat musik tradisional yang lain. Ketika seseorang memainkan alat musik sasando, tangan kanan berperan memainkan accord, dan sementara tangan sebelah kiri sebagai pengatur melodi atau bass. Sasando terdapat kedalam tiga jenis diantaranya adalah, sasando gong yang lebih dikenal di pulau rote dan memiliki nada petatonik, biasanya dimainkan dengan irama gong dan dinyanyikan dengan syair khas pulau rote. Sasando jenis ini berdawai 7 bua atau 7 nada dan kemudian kini berkembang menjadi 11 dawai.

Kedua adalah sasando biola yang merupakan sasando yang telah berkembang dengan nada diatonis. Bentuk sasando biola sekilas mirip dengansasando gong namun diameter ambunya lebih besar. Sasando jenis ini diperkirakan berkembang pada abad ke- 18. Ketiga adalah sasando elektrik yang umumnya memiliki 30 dawai dan merupakan pengambangan dari sasando biola yang diberi sentuhan teknologi. Sasando jenis ini diciptakan oleh Arnoldus Eden, ia merupakan seorang musisi dan telah mendapat piagam penghargaan oleh gubernur NTT tahun 2008.

Sumber : http://id.yamaha.com/id/news_events/products/

Alat Musik Perkusi

Alat musik perkusi merupakan sebutan bagi instrument musik yang teknik permainannya dipukul, baik menggunakan tangan atau stik. Oleh karena itu, seseorang untuk memainkan alat musik ini yaitu menggunakan teknik dengan cara dipukul. Menurut Ali, dijelaskan juga bahwa suara yang dihasilkan bersumber dari kulit atau selaput, lempengan kayu atau besi yang dipukul. Instrument perkusi pada dasarnya merupakan benda apapun yang dapat menghasilkan suara bak karena dipukul, digosok, dikocok, diadukan, atau dengan cara apapun yang dapat membuat getaran pada benda tersebut.

Istilah perkusi biasanya digunakan pada benda yang digunakan sebagai pengiring suatu permainan musik dalam pertunjukan musik. Alat musik perkusi yang disebut juga dengan alat musik pukul atau tabuh adalah alat musik yang menghasilkan suara dengan dipukul, ditabuh, digoyang digosok, atau tindakan lain yang membuat objek bergetar, baik dengan suatu alat, tongkat, maupun dengan tangan kosong. Kata ini berasal dari istilah latin yaitu percussion (yang berarti memukul) dan percussus (kata benda yang berarti pukulan). Alat musik perkusi cukup sederhana dan mudah untuk dimainkan karena untuk membunyikannya tidak memerlukan teknik khusus dalam memainkan alat musik ini, cukup dengan memukul, menggosok secara asal saja alat music ini sudah bias berbunyi.Tetapi jika dalam memainkannya ingin mendapatkan bunyi irama suara yang sempurna maka harus melatihnya dengan terus-menerus dan bersungguh-sungguh.

Perkusi adalah sebutan bagi semua instrument musik yng teknik permainannya dipukul, baik menggunakan tangan maupun stik. Dalam hal ini, beberapa instrument musik yang tergolong dalam alat music perkusi adalah Gamelan, kendang, kecapi, arumba, talempong, sampek, dan kolintang, rebana, bedug, jimbe, dan lain sebagainya. Safri duo adalah salah satu musisi yang berasal dari Denmark dan memiliki dua anggota yang memainkan alat musik perkusi tersebut.Mereka berhasil menjual album-album lagunya ke seluruh dunia dan bahkan telah terkenal sampai sekarang. Detakan alat musik perkusi yang mereka mainkan akan membuat penonton yang menikmatinya ikut bergoyang tanpa henti hingga lagunya selesai. Sehingga perkusi mungkin menjadi salah satu instrumen yang memiliki nada-nada yang hanya bisa dimainkan dengan cara tersendiri.

Beatboxing Sang Peniru Alat Musik Melalui Mulut

Dewasa ini banyak dari musisi-musisi yang mengunakan gadget dan komputer untuk memproduksi musik yang diinginkannya. Begitupun dengan alat musik yang kini tersedia secara virtual. Disaat serangan gelombang virtualisasi alat musik masih ada sebuah bentuk usaha dalam meniru suara alat musik tertentu dan disebut dengan beatboxing. Beatboxing atau dikenal juga dengan vocal percussion telah hadir di dalam dunia musik amerika semenjak abad ke-19an.

Beatboxing awalnya merupakan sebuah usaha meniru suara hentakan drum. Kemungkinan beatboxing berawal dari Afrika yang menggunakan bagian-bagian tubuh tertentu dijadikan alat musik dan dimainkan secara berkelompok. Sonny Boy Williamson II adalah salah satu orang yang mulai menggunakan beatboxing dalam karya musiknya dan merekamnya. Beatboxing selalu diasosiasikan dengan genremusik hip-hop. Telah banyak juga grup musik ataupun solo yang menggunakan beatboxing atau vocal percussion dalam mengisi musiknya. Sebut saja seperti Paul McCartney, Pink Floyd dan bahkan Mickael Jackson melibatkan vocal percussion dalam produksi musiknya. Beatboxing atau vocal percussion ini sendiri mengalami kemajuan. Tidak hanya menirukan suara dari alat musik drum saja, modern beatboxing mampu menirukan suara dari beberapa alat musik lainnya seperti suara gitar elektrik dan gitar akustik. Bagi orang-orang yang berminat lebih jauh mengenai beatboxing ini ada sebuah lembanga yang akan mengenalkan hal-hal mengenai beatboxing dan mewadahi orang-orang yang terlibat di dalam dunia beatboxing bernama Humanbeatboxing.com.

Ada banyak tokoh yang membawa beatboxing lebih berwarna salah satu diantaranya adalah Kenny Muhammad yang terkenal dengan teknik menirukan suara snare drum dengan sangat mempesona. Beatboxer sebutan untuk orang-orang yang memainkan vocal percussion. Sekian banyak bentuk-bentuk baru dalam alat musik kian menambah pesona musik. Sekalipun hanya menirukan tetapi beatboxing atau vocal percussion ini pmerupakan sebuah terobosan yang tak kalah mutakhir di dalam permusikan. Sekalipun hanya menggunakan mulut beatboxing juga memiliki beberapa teknik untuk menirukan suara sebuah alat musik. Meniru sebuah kata yang sering diasosiasikan dengan plagiatisme, pembajakan, jiplak dan lain sebagainya. Tetapi arti kata peniruan di dalam beatboxing bearti sebuah kreatifitas, sebuah terobosan, sebuah inovasi yang dilakukan segelintir orang perlu kita apresiasi dan pelajari.